SEMARANG, Jatengnews.id – PT PLN Indonesia Power UBP Semarang terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat pesisir melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kelompok Wanita Tani (KWT) Cantik Bahari.
Kali ini, perusahaan menggelar kegiatan Sharing Knowledge bagi warga binaan di RW 15, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara sebagai bagian dari pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Kegiatan tersebut dirancang agar anggota KWT Cantik Bahari tidak hanya mampu memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah diberikan, tetapi juga memiliki kompetensi dalam mengelola usaha secara profesional.
Melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan, kelompok diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh tiga materi utama, yakni sosialisasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), pelatihan pengelolaan keuangan, serta pelatihan pengoperasian mesin pengering. Ketiga materi tersebut dipilih untuk mendukung pengembangan usaha kelompok sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses produksi.
Melalui sosialisasi PLTB, peserta dikenalkan pada pemanfaatan energi baru terbarukan sebagai sumber energi ramah lingkungan. Edukasi ini sekaligus memperlihatkan penerapan energi bersih yang telah digunakan pada greenhouse KWT Cantik Bahari sebagai bagian dari inovasi program TJSL.
Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya transisi energi dan mampu mengadopsi teknologi yang mendukung produktivitas usaha.
Pada sesi pelatihan keuangan, peserta belajar menyusun pembukuan sederhana, mengelola arus kas, serta memahami pentingnya administrasi usaha dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Sementara itu, pelatihan pengoperasian mesin pengering difokuskan pada peningkatan keterampilan penggunaan dan perawatan alat produksi agar hasil olahan memiliki kualitas lebih baik, daya simpan lebih lama, serta nilai jual yang semakin tinggi.
Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, F. Erwin Putranto, mengatakan bahwa keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak hanya ditentukan oleh bantuan sarana dan prasarana, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki.
“Kami ingin KWT Cantik Bahari tumbuh sebagai kelompok usaha yang mandiri dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan kapasitas menjadi bagian penting dari program ini. Tidak hanya menyediakan fasilitas, kami juga membekali para anggota dengan pengetahuan mengenai tata kelola usaha, pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi, hingga wawasan tentang energi baru terbarukan agar mereka mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas peluang usaha,” ujar Erwin.
Program KWT Cantik Bahari merupakan salah satu inovasi TJSL PT PLN Indonesia Power UBP Semarang yang menggabungkan pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemanfaatan energi bersih. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan melalui usaha yang produktif dan berdaya saing.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara konsisten, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang optimistis kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat akan melahirkan dampak yang lebih luas.
Program ini juga menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek energi bersih dan terjangkau, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta kemitraan untuk mencapai tujuan. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara





