KKN UIN Walisongo Dukung Hilirisasi Pertanian Lewat Pemasangan Pompa Air untuk Sawah di Desa Kumpulrejo

Kolaborasi Mahasiswa KKN dan Kelompok Tani Hadirkan Pompa Air untuk Sawah di Desa Kumpulrejo

Kendal, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) Posko 191 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang turut mendukung program hilirisasi pertanian melalui kegiatan pemasangan pompa air di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (23/7/2026).

Kegiatan ini dilakukan bersama pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat sebagai upaya mengatasi keterbatasan irigasi saat musim kemarau.

Pemasangan pompa air dilaksanakan di wilayah RW 03, tepatnya di belakang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kumpulrejo. Pompa tersebut difungsikan untuk mengalirkan air dari Sungai Bodri menuju lahan persawahan warga yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.

Mahasiswa KKN terlibat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pemasangan instalasi pompa, hingga pembuatan saluran untuk penempatan pipa. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan melalui penguatan infrastruktur pertanian.

Ketua Kelompok Tani Desa Kumpulrejo menjelaskan bahwa persoalan kekurangan air telah menjadi kendala utama bagi petani selama beberapa tahun terakhir, terutama ketika musim kemarau.

“Setiap musim kemarau beberapa tahun terakhir pengairan di lahan sawah sangat kurang karena debit air yang mengalir ke area pertanian sangat kecil sehingga tidak mencukupi kebutuhan tanaman padi. Kami sudah beberapa kali mengajukan solusi melalui pemerintah desa, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut nyata dari pemerintah Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Selain membantu proses pemasangan pompa, mahasiswa KKN juga bergotong royong bersama warga membuat saluran pipa yang akan digunakan untuk mendistribusikan air ke lahan pertanian.

Setelah proses pemasangan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat bagi para petani.

Keberadaan pompa air ini diharapkan mampu meningkatkan akses irigasi bagi lahan pertanian yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air. Dengan tersedianya sumber pengairan yang lebih memadai, petani diharapkan dapat mengelola sawah secara optimal sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat.

Koordinator KKN MIT Posko 191 menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap pembangunan sektor pertanian di tingkat desa.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat pembangunan desa berbasis kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa KKN juga berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN