Mahasiswa KKN-T UNDIP Bantu Kelompok Tani Ngudi Mulyo II Tingkatkan Kualitas dan Promosi Melon

Upaya tersebut dilakukan melalui program kerja bertajuk “Pemasaran Informasi Digital dan Pengenalan Pencatatan Keuangan Sederhana di Green House Melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo II”.

BOYOLALI, Jatengnews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) IDBU 13 mendorong pengembangan Green House Melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo II, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Upaya tersebut dilakukan melalui program kerja bertajuk “Pemasaran Informasi Digital dan Pengenalan Pencatatan Keuangan Sederhana di Green House Melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo II”.

Program yang berlangsung pada 3–4 Agustus 2026 itu mencakup penyerahan alat refraktometer, pendampingan pengujian kualitas buah melon, edukasi pencatatan keuangan sederhana, hingga pemasangan berbagai media informasi dan promosi.

Pada 3 Agustus 2026, mahasiswa KKN-T Tim II UNDIP IDBU 13 menyerahkan alat refraktometer kepada pengurus Green House Kelompok Tani Ngudi Mulyo II, Suratno.

Alat tersebut digunakan untuk mengukur tingkat kemanisan buah melon melalui skala Brix. Sebelum diserahkan, refraktometer terlebih dahulu diuji dan dikalibrasi untuk memastikan dapat digunakan dengan baik serta menghasilkan pengukuran yang akurat.

Tidak hanya menyerahkan alat, mahasiswa juga memberikan demonstrasi dan pendampingan kepada anggota kelompok tani mengenai cara penggunaan refraktometer serta membaca hasil pengukuran pada skala Brix.

Agar dapat digunakan secara mandiri oleh para petani, mahasiswa turut menyerahkan buklet panduan penggunaan refraktometer yang disusun dengan bahasa sederhana dan praktis.

“Dengan adanya refraktometer ini, petani dapat mengetahui tingkat kemanisan melon secara lebih terukur. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk,” ujar tim KKN-T dalam kegiatan tersebut.

Selain pengujian kualitas buah, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana kepada pengurus Green House.

Materi tersebut mencakup pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara terstruktur dan mudah dipahami. Langkah ini diharapkan dapat membantu kelompok tani mengetahui arus keuangan usaha sehingga pengelolaan Green House menjadi lebih tertata.

Digitalisasi Informasi Green House

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada 4 Agustus 2026 dengan penyerahan dan pemasangan penanda jalan menuju Green House Kelompok Tani Ngudi Mulyo II.

Penanda tersebut tidak hanya berfungsi sebagai petunjuk lokasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi agar Green House lebih mudah ditemukan masyarakat maupun calon konsumen.

Mahasiswa juga menyusun serta menyerahkan tautan dan kode QR yang berisi informasi mengenai Green House, termasuk lokasi dan kontak yang dapat dihubungi.

Untuk memperluas jangkauan informasi, mahasiswa turut melengkapi profil Green House pada Google Maps. Informasi yang ditambahkan meliputi jam operasional, kontak, serta foto lokasi.

Dengan kehadiran informasi tersebut secara digital, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menemukan lokasi Green House sekaligus memperoleh informasi sebelum berkunjung.

Promosi juga diperkuat melalui produksi konten video mengenai Green House Melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo II yang dirancang untuk dipublikasikan melalui media sosial.

Mahasiswa KKN-T juga melakukan peliputan kegiatan Sosialisasi dan Tanam Perdana Melon di Green House tersebut. Kegiatan itu meliputi pengambilan foto, dokumentasi, serta pengumpulan informasi dari narasumber yang kemudian diolah menjadi press release.

Hasil peliputan selanjutnya dipublikasikan melalui kanal berita sebagai bagian dari strategi memperkenalkan potensi Green House dan produk melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo II kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T Tim II UNDIP IDBU 13 berupaya membantu kelompok tani mengembangkan usaha melalui pemanfaatan teknologi sederhana, digitalisasi informasi, serta penguatan tata kelola usaha.

Penggunaan refraktometer diharapkan dapat membantu petani melakukan pengujian kualitas melon secara lebih terukur. Sementara itu, media informasi digital dan sarana promosi diharapkan mampu meningkatkan visibilitas Green House sekaligus membuka akses yang lebih luas kepada calon konsumen.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi pertanian lokal. Dengan pengelolaan yang semakin baik dan dukungan promosi digital, Green House Kelompok Tani Ngudi Mulyo II diharapkan dapat semakin dikenal dan berkembang sebagai salah satu potensi usaha melon di Kabupaten Boyolali.

Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor      : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN