Porprov Jateng 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, Dunia Usaha Diajak Ikut Terlibat

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak dunia usaha ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Porprov yang digelar di Semarang Raya pada Oktober 2026.

SEMARANG, Jatengnews.id  — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tidak hanya diproyeksikan menjadi ajang pembuktian prestasi atlet, tetapi juga berpeluang menggerakkan perekonomian daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak dunia usaha ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Porprov yang digelar di Semarang Raya pada Oktober 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan keterlibatan dunia usaha penting agar pelaksanaan Porprov Jateng 2026 dapat memberikan manfaat lebih luas, baik bagi atlet maupun masyarakat.

“Kami ingin dunia usaha ikut serta memiliki kegiatan ini, yakni Porprov Jateng yang akan digelar pada tahun ini. Ajang ini sangat bermanfaat bagi para atlet Jateng untuk meraih prestasi tertinggi,” ujar Ahmad Luthfi saat bertemu pimpinan perusahaan milik pemerintah dan swasta di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan Porprov tidak hanya bergantung pada kesiapan penyelenggara. Sinergi antara KONI Jateng, Dispora, pemerintah kabupaten/kota, dan sektor usaha menjadi bagian penting dalam menyukseskan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

“Bersama-sama kita pasti bisa menyukseskan Porprov 2026 ini,” tegas Gubernur.

Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwiarmoko menambahkan, perhelatan Porprov memiliki dampak ekonomi yang cukup besar. Ribuan atlet, ofisial, dan penonton yang datang dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sejumlah sektor usaha.

“Porprov bukan hanya sarana untuk ukur prestasi atlet, tetapi juga katalisator penting penggerak ekonomi daerah. Ajang multievent ini mendongkrak sektor pariwisata, okupansi hotel, kuliner, hingga omzet UMKM lokal melalui kedatangan ribuan atlet, ofisial, dan penonton dari berbagai wilayah. Karena itu kami akan terus mematangkan pelaksanaan Porprov ini,” terang Sujarwanto Dwiatmoko.

Lima daerah yang menjadi tuan rumah Porprov Jateng 2026 juga memastikan kesiapan masing-masing. Salah satunya Kabupaten Kendal yang menyatakan venue pertandingan telah melalui proses verifikasi.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan daerahnya siap menjadi salah satu lokasi pertandingan sekaligus tempat penutupan Porprov.

“Venue-venue yang akan digunakan di Kendal sudah diverifikasi oleh TD (Technical Delegate). Semuanya tidak ada masalah. Bukan itu saja, kami juga sudah menyiapkan diri sebagai tempat penutupan Porprov,” kata Dyah Kartika Permanasari.

Sektor transportasi juga disiapkan untuk mendukung tingginya mobilitas selama Porprov. Head of Public Policy and Government Relation Central West Java Gojek, Saiful Bakhtiar, menyatakan pihaknya siap berpartisipasi dalam mendukung kelancaran mobilitas peserta.

Sekitar 15 ribu mitra disiapkan untuk melayani kebutuhan perjalanan atlet, ofisial, maupun penonton di lima kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah.

“Ajang ini sangat bermanfaat bagi mitra kami. Karena akan ada mobilitas tinggi dari venue ke venue di lima kabupaten/kota yang jadi tuan rumah. Karena itu, kami sangat mendukung dan siap berpartisipasi dalam Porprov ini,” tandas Saiful Bakhri.

Dengan keterlibatan pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, dan masyarakat, Porprov Jateng 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.

Penulis : Jaka N

Editor : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN