SEMARANG, Jatengnews.id – Tepat saat jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WIB, Senin (17/8/2026), suasana Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Semarang mendadak hening.
Di bawah cahaya obor, para peserta Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengenang jasa 2.120 pahlawan yang telah gugur.
Upacara tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat pengorbanan para pejuang sekaligus meneguhkan komitmen generasi penerus dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan.
Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno hadir mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
Dalam ikrar yang dibacakan, Pangdam menegaskan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.
“Kami yang hadir pada hari ini, Senin tanggal 17 Agustus 2026 pukul 00.00, pada upacara untuk memperingati akan jasa-jasa para pahlawan,” kata Pangdam.
Dari total 2.120 pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal, sebanyak 1.528 merupakan anggota TNI dan Polri, 17 pegawai negeri sipil, 290 pejuang rakyat, serta 285 pahlawan tidak dikenal.
Tak hanya mengenang masa lalu, renungan suci tersebut juga menjadi pengingat bagi generasi saat ini agar meneruskan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kami bersumpah dan berjanji. Perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga,” ujar Pangdam.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mendahului sekaligus refleksi atas tanggung jawab generasi penerus dalam menjaga kemerdekaan.
Penulis : Jaka N
Editor : Shodiqin



