KKN UIN Walisongo Hadirkan Peta Dusun Dawung, Permudah Masyarakat Kenali Wilayah

Peta Dusun Dawung disusun sebagai media informasi yang membantu warga dan pendatang mengenali wilayah serta sejumlah titik penting di lingkungan dusun.

Semarang, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 menghadirkan Peta Dusun Dawung sebagai media informasi wilayah bagi masyarakat dan perangkat dusun, Senin (17/8/2026).

Peta tersebut memuat gambaran wilayah serta sejumlah titik penting yang dapat membantu warga maupun pendatang mengenali lingkungan Dusun Dawung.

Pembuatan peta menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam menyediakan media informasi yang praktis dan mudah dipahami masyarakat. Selain memberikan gambaran wilayah, peta tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan perangkat dusun sebagai media pendukung dalam menyampaikan informasi mengenai lingkungan setempat.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa KKN mengumpulkan dan menyesuaikan informasi mengenai kondisi wilayah Dusun Dawung melalui pengamatan lapangan serta koordinasi dengan perangkat dusun.

Informasi yang diperoleh kemudian disusun dalam bentuk visual agar masyarakat dapat melihat gambaran wilayah secara lebih sederhana. Sejumlah lokasi dan titik penting dicantumkan sebagai penanda yang dapat membantu warga maupun orang dari luar dusun menemukan wilayah tertentu.

Mahasiswa KKN juga melakukan pengecekan bersama perangkat Dusun Dawung untuk memastikan informasi yang tercantum dalam peta sesuai dengan kondisi di lapangan. Proses tersebut dilakukan agar peta yang dihasilkan tidak hanya memiliki fungsi visual, tetapi juga relevan sebagai media informasi wilayah.

Kepala Dusun Dawung, Zamroni, menyambut baik pembuatan peta yang dilakukan mahasiswa KKN UIN Walisongo. Menurutnya, peta tersebut dapat membantu masyarakat maupun pihak luar memperoleh gambaran mengenai wilayah Dusun Dawung.

“Dengan adanya peta ini, kami berharap masyarakat lebih mudah mengetahui wilayah Dusun Dawung. Ini juga bisa menjadi informasi bagi orang yang datang dari luar dusun untuk mengetahui lokasi-lokasi yang ada di Dawung,” ujar Zamroni.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam menyediakan media informasi bagi dusun. Menurutnya, hasil kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah membantu membuat peta ini. Semoga hasilnya bisa dimanfaatkan dengan baik dan tetap berguna bagi masyarakat setelah mahasiswa KKN kembali,” katanya.

Koordinator Kominfo KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16, Ammar, mengatakan pembuatan peta merupakan salah satu bentuk kontribusi yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Harapannya peta ini bisa membantu masyarakat dan perangkat dusun untuk melihat gambaran wilayah Dawung dengan lebih jelas. Meskipun sederhana, kami berharap hasilnya bisa bermanfaat dan tetap digunakan setelah KKN selesai,” ujar Ammar.

Setelah proses penyusunan dan pengecekan selesai, Peta Dusun Dawung ditandatangani oleh Kepala Dusun Dawung Zamroni bersama Koordinator Desa (Kordes) KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16, Aqil.

Penandatanganan tersebut menjadi bentuk persetujuan sekaligus penanda selesainya proses pembuatan peta melalui kolaborasi mahasiswa KKN dan perangkat dusun. Keterlibatan perangkat dusun juga menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi wilayah.

Bagi mahasiswa KKN, proses pembuatan peta menjadi pengalaman dalam mengembangkan program berdasarkan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menyusun media informasi, tetapi juga belajar melakukan koordinasi, pengecekan lapangan, dan menyesuaikan hasil program dengan kondisi setempat.

Kehadiran Peta Dusun Dawung diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi wilayah secara lebih praktis. Peta tersebut juga dapat menjadi dokumentasi mengenai kondisi dan informasi wilayah Dusun Dawung pada saat program dilaksanakan.

Melalui program tersebut, KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 berharap hasil pengabdian dapat terus dimanfaatkan masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir.

Peta Dusun Dawung menjadi salah satu bentuk kontribusi sederhana yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan perangkat dusun.

Penulis: Tim mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Posko 16
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN