KKN UIN Walisongo Dorong Perlindungan Anak Lewat Posyandu di Dusun Gedeg

Edukasi melibatkan orang tua dan anak, sekaligus menjadi bagian dari pendampingan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu anak dan lansia.

Semarang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang turut mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak melalui kegiatan Posyandu dan penyuluhan edukasi anak di Dusun Gedeg, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jumat (07/08/2026).

Kegiatan tersebut menyasar orang tua dan anak dengan materi mengenai hak anak serta cara mengenali dan melindungi area sensitif pada tubuh.

Kegiatan berlangsung di Posyandu Dusun Gedeg dengan melibatkan masyarakat setempat. Selain memberikan edukasi perlindungan anak, mahasiswa KKN juga membantu pelaksanaan pelayanan Posyandu anak dan Posyandu lansia yang berlangsung di lokasi yang sama.

Penyuluhan perlindungan anak disampaikan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo, Apvrel Erika dan Khusni Fatimah. Materi yang diberikan mencakup hak dan kewajiban anak serta pengenalan area sensitif sebagai bagian dari upaya membekali anak dengan kemampuan menjaga keamanan dirinya.

Apvrel Erika menjelaskan bahwa edukasi mengenai area sensitif perlu dikenalkan sejak dini dengan bahasa yang sesuai dengan usia anak. Menurutnya, anak perlu mengetahui bagian tubuh yang bersifat pribadi dan memahami langkah yang dapat dilakukan ketika merasa tidak nyaman dengan perlakuan orang lain.

“Anak memiliki area yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Orang tua juga harus waspada terhadap area sensitif anak. Anak perlu diedukasi untuk tegas menjauh, berkata tidak, dan mengadu kepada orang tua jika ada orang lain yang menyentuh area sensitifnya,” ujar Apvrel.

Ia menambahkan, edukasi perlindungan anak tidak hanya ditujukan kepada anak, tetapi juga perlu dipahami oleh orang tua. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dinilai penting agar anak memiliki keberanian untuk bercerita ketika menghadapi situasi yang membuatnya merasa tidak aman atau tidak nyaman.

Selain penyuluhan, mahasiswa KKN turut membantu kegiatan Posyandu anak dan lansia. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus membangun interaksi langsung dengan warga Dusun Gedeg.

Kegiatan edukasi mendapat respons positif dari kader Posyandu Dusun Gedeg. Anita, salah satu kader Posyandu, menilai materi yang diberikan dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi orang tua dalam meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak sehari-hari.

“Dengan adanya edukasi ini dapat memberikan pemahaman kepada orang tua untuk selalu waspada terhadap aktivitas anak sehari-hari,” ungkap Anita.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UIN Walisongo Semarang berupaya menggabungkan pendampingan masyarakat melalui Posyandu dengan edukasi mengenai perlindungan anak.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman orang tua dan anak sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak di Dusun Gedeg.

Penulis: Tim mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 45
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN