6.440 Penerima Bansos Wonogiri Bisa Ajukan Sanggah

Kepala Dinsos PPKB dan P3A Wonogiri Anton Tyas Harjanto mengatakan, penerima yang terdampak masih bisa mengajukan keberatan melalui masa sanggah.

WONOGIRI, Jatengnews.id – Sebanyak 6.440 penerima bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT di Kabupaten Wonogiri terdeteksi cut atau tidak lagi menerima bantuan pada triwulan III (TW III) 2026.

Kepala Dinsos PPKB dan P3A Wonogiri Anton Tyas Harjanto mengatakan, penerima yang terdampak masih bisa mengajukan keberatan melalui masa sanggah.

“Di TW III, penerima bansos BPNT dan PKH terdeteksi 6.440 yang cut. Tetapi ada beberapa hal yang diberikan jalur alternatif, yaitu berupa masa sanggah. Ini baru berjalan masa sanggahnya,” kata Anton, Kamis (27/8/2026).

Selain masa sanggah, masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai juga dapat mengajukan perubahan. Pengajuan bisa dilakukan melalui pemerintah desa menggunakan SIKS-NG, menu Cek Bansos, maupun portal BPS.

Dinsos Wonogiri telah mengumpulkan 294 pengolah data desa untuk membantu masyarakat memperbarui data.

“Kami menyarankan mereka wajib memfasilitasi. Wajib menerima dan wajib menginput apa yang dikehendaki masyarakat setempat,” ujarnya.

Anton menjelaskan, perubahan data dan desil dilakukan mengikuti mekanisme pemerintah pusat setiap tiga bulan. Setelah pengajuan masuk, data akan dikaji BPS dan dilanjutkan pengecekan lapangan oleh pendamping PKH.

“Yang terpenting adalah kita memfasilitasi, mensolusikan yang terbaik seperti apa,” pungkasnya.

Penulis : Iwan Iswanda

Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN