Masjid Al Ijtihad Semarang Gelar Pengajian Bersama Ulama Lebanon dan Santuni 20 Anak Yatim

Kegiatan tersebut menghadirkan ulama asal Lebanon, Dr. Syekh Fuad Alamuddin Asy-Syafi'i dari Global University Lebanon sebagai penceramah utama

SEMARANG, Jatengnews.id – Masjid Al Ijtihad Perumnas Bukit Beringin Lestari, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, menggelar Pengajian, Mujahadah, dan Santunan Anak Yatim pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan ulama asal Lebanon, Dr. Syekh Fuad Alamuddin Asy-Syafi’i dari Global University Lebanon sebagai penceramah utama.

Ketua Takmir Masjid Al Ijtihad, Nasrudin, S.Ag., M.M., mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan keislaman, memakmurkan masjid, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari warga dan jamaah di lingkungan masjid dalam rangka menyambut momentum 10 Muharam.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh jamaah untuk semakin mencintai dan memakmurkan masjid, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” ujarnya.

Pengajian dihadiri pengurus yayasan, pengurus takmir, jamaah Masjid Al Ijtihad, warga Perumnas Bukit Beringin Lestari, khususnya Blok A, serta masyarakat umum.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Al Ijtihad yang dipimpin Ustaz Soim Hamzah dan diinisiasi oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, Dr. Shohibul Djamil Al Hafiz.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh remaja masjid sebagai pembawa acara, dilanjutkan mujahadah, sambutan Ketua Takmir, penyerahan santunan kepada anak yatim, kajian keislaman, dan ditutup dengan doa bersama.

Dalam sambutannya, Nasrudin mengajak seluruh jamaah untuk terus memakmurkan masjid melalui berbagai bentuk kontribusi, baik berupa tenaga, pemikiran, maupun bantuan materi.

Menurutnya, banyak amal sederhana yang dapat dilakukan jamaah, seperti menyediakan air minum, kopi, teh, maupun gula bagi jamaah dan para musafir yang singgah di masjid. Amal tersebut dinilai menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Takmir juga memperkenalkan salah satu program inovasi yang akan segera dijalankan, yakni Smart Magrib, sebuah program pembinaan bagi anak-anak jamaah sebagai upaya meningkatkan pendidikan karakter dan keagamaan sejak usia dini.

Sementara itu, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Ijtihad, Akhmad Khafidh, melaporkan bahwa donasi santunan yang dihimpun dari 26 jamaah mencapai Rp4.150.000. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 20 anak yatim di lingkungan sekitar masjid.

Dalam tausiahnya, Dr. Syekh Fuad Alamuddin Asy-Syafi’i menyampaikan dua tema utama, yaitu tentang tauhid dan keutamaan bulan Muharam. Kajian disampaikan dalam bahasa Arab dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Ustaz M. Usfi, Lc.

Pada materi tauhid, Syekh Fuad menekankan pentingnya memahami dan mengimani keesaan Allah SWT sebagai landasan utama akidah umat Islam, khususnya dalam ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

Sementara pada pembahasan Muharam, ia mengulas sejarah awal kalender hijriah, berbagai peristiwa penting yang terjadi pada bulan Muharam, hingga tradisi peringatan 10 Muharam di sejumlah wilayah, terutama di kawasan Jazirah Arab.

Antusiasme jamaah terlihat dari sesi dialog interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari hubungan Lebanon dengan Palestina, perkembangan aliran Syiah, hingga persoalan akidah Islam.

Suasana hangat juga tampak setelah acara berakhir. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tampak antusias meminta bersalaman dan berfoto bersama Syekh Fuad Alamuddin. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Masjid Al Ijtihad sehingga dapat diikuti oleh masyarakat yang tidak hadir secara langsung. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN