Jangan Asal Tarik Gas! Kepala Mekanik AHASS Karanganyar Ungkap Cara Bikin Motor Awet dan Aman Dikendarai

Komponen yang perlu diperhatikan antara lain rem, gas, bahan bakar, oli, serta lampu-lampu kendaraan

KARANGANYAR, Jatengnews.id — Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pengendara, tetapi juga kondisi sepeda motor yang selalu terjaga. Motor yang dirawat dengan baik akan lebih nyaman digunakan, memiliki performa optimal, serta mengurangi risiko gangguan saat perjalanan.

Hal tersebut disampaikan Tama, Kepala Mekanik AHASS New Krida Jaya yang berada di Papahan, Kabupaten Karanganyar, Kamis (2/7/2026).

Menurut Tama, langkah utama yang harus dilakukan setiap pengendara sebelum bepergian adalah memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta selalu mematuhi aturan lalu lintas.

“Komponen yang perlu diperhatikan antara lain rem, gas, bahan bakar, oli, serta lampu-lampu kendaraan. Semua harus dipastikan berfungsi dengan baik agar perjalanan lebih aman,” ujar Tama.

Ia juga mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan, terutama karena masih banyak ditemukan jalan berlubang di sejumlah wilayah. Selain itu, gaya berkendara juga berpengaruh terhadap keselamatan maupun usia pakai komponen motor.

Tama menjelaskan, kebiasaan menarik gas secara tiba-tiba dari kecepatan rendah ke tinggi maupun sebaliknya dapat mempercepat keausan sejumlah komponen, khususnya pada motor matik.

“Komponen seperti CVT, v-belt, kampas ganda, hingga mangkuk ganda akan lebih cepat aus apabila motor sering digunakan dengan tarikan yang tidak stabil. Sedangkan pada motor manual, kebiasaan tersebut bisa mempercepat kerusakan pada sistem kopling,” jelasnya.

Untuk menjaga performa kendaraan tetap maksimal, Tama menyarankan pemilik motor melakukan penggantian oli mesin setiap 2.000 kilometer atau sekitar dua bulan sekali sesuai rekomendasi pabrikan Honda.

Selain oli, tekanan ban juga perlu diperiksa secara rutin. Standar tekanan ban yang disarankan sekitar 29 PSI untuk ban depan dan 33 PSI untuk ban belakang.

Pengendara juga disarankan melakukan pengecekan berkala pada komponen penting seperti komstir, sistem pengereman, busi, hingga saluran bahan bakar. Khusus motor matik, area CVT perlu dibersihkan dan diperiksa secara rutin agar terhindar dari debu maupun kotoran yang dapat menurunkan performa kendaraan.

“Servis rutin sebaiknya dilakukan setiap dua hingga empat bulan sekali, terutama untuk motor matik agar kondisi CVT tetap bersih dan pelumas khususnya bisa diganti sesuai kebutuhan,” katanya.

Dengan perawatan yang konsisten dan kebiasaan berkendara yang aman, pengendara dapat memperpanjang usia kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di jalan.

Tama menambahkan, faktor pengendara juga menjadi bagian penting dalam keselamatan. Ia mengimbau agar pengguna motor selalu memakai helm dengan benar hingga pengunci berbunyi “klik”, serta segera beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk saat melakukan perjalanan jauh.

Penulis  : Alif Nazzala Rizqi

Editor     : Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN