SRAGEN, Jatengnews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sragen bersama mahasiswa KKN-T 76 Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan Layanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Balai Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan perguruan tinggi dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui pelayanan langsung di tingkat desa, warga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan dengan lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil Kabupaten Sragen.
Pemerintah Desa Gilirejo Baru turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan tempat pelayanan serta membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sebelum kegiatan berlangsung.
Kepala Desa Gilirejo Baru, Supratikno, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, layanan jemput bola menjadi salah satu kebutuhan masyarakat karena jarak desa dengan pusat pelayanan administrasi kependudukan cukup jauh.
“Ini merupakan salah satu program yang desa butuhkan, karena banyak masyarakat desa yang mengeluhkan pengurusan administrasi kependudukan yang sangat jauh dari desa kami. Dengan usulan kalian, warga mendapat perhatian dan manfaat dari program ini,” ujar Supratikno.
Pelaksanaan layanan diawali dengan registrasi peserta dan verifikasi persyaratan administrasi sesuai dengan jenis dokumen yang akan diurus. Setelah itu, masyarakat diarahkan menuju meja pelayanan yang telah disiapkan oleh petugas Disdukcapil Kabupaten Sragen.
Berbagai layanan administrasi kependudukan tersedia dalam kegiatan tersebut. Di antaranya perekaman KTP-el, pencetakan KTP-el, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan Kartu Keluarga (KK), penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga akta kematian.
Kehadiran beragam layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memastikan dokumen kependudukan mereka tetap lengkap, valid, dan sesuai dengan kondisi terbaru.
Koordinator Disdukcapil Kabupaten Sragen, Sari, juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN-T 76 Undip dalam menghadirkan inovasi pelayanan di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN-T 76 Gilirejo Baru karena mengusung pembaharuan administrasi kependudukan yang berkolaborasi dengan Disdukcapil Kabupaten Sragen. Kepedulian kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN. Pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang diberikan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro menjadi sebuah kebanggaan,” ujar Sari.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T 76 Undip tidak hanya berperan sebagai penggagas, tetapi juga terlibat langsung dalam mendukung kelancaran pelayanan.
Mahasiswa membantu masyarakat sejak proses registrasi, mengarahkan warga sesuai jenis layanan yang dibutuhkan, memastikan kelengkapan persyaratan administrasi, hingga membantu mengatur alur pelayanan agar berlangsung tertib dan nyaman.
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat mengikuti setiap tahapan pelayanan dengan baik, khususnya bagi warga yang masih membutuhkan informasi mengenai prosedur pengurusan dokumen kependudukan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari pemanfaatan berbagai layanan yang tersedia. Warga dapat mengurus dokumen kependudukan di lingkungan desa sehingga tidak perlu menempuh perjalanan ke kantor Disdukcapil Kabupaten Sragen.
Selain memberikan kemudahan dalam memperoleh layanan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan. Kepemilikan dokumen yang lengkap dan valid menjadi salah satu bagian penting dalam mengakses berbagai pelayanan publik.
Kolaborasi Disdukcapil Kabupaten Sragen dan KKN-T 76 Undip di Desa Gilirejo Baru menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui layanan jemput bola, pelayanan administrasi kependudukan dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat. Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan memberikan pengalaman sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya warga Desa Gilirejo Baru.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





