KKN UIN Walisongo dan Perpustakaan Nusa Indah Gerakkan Safari Baca di Desa Megonten

Safari Baca digelar rutin setiap Jumat dengan lokasi berpindah untuk memperluas akses literasi dan meningkatkan minat baca anak-anak Desa Megonten.

Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 148 berkolaborasi dengan Perpustakaan Nusa Indah, Desa Megonten, dalam menggerakkan program Safari Baca bagi anak-anak, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan literasi tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dengan lokasi yang berpindah-pindah di wilayah Desa Megonten.

Safari Baca kali ini digelar di Serkan Lor, Desa Megonten, sejumlah anak mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN bersama Perpustakaan Nusa Indah untuk mengenalkan budaya membaca sekaligus menumbuhkan minat literasi anak sejak dini.

Konsep Safari Baca yang berpindah lokasi setiap pekan dirancang agar kegiatan literasi tidak hanya terpusat di gedung perpustakaan. Dengan mendatangi berbagai wilayah desa, mahasiswa KKN dan pengelola perpustakaan berharap semakin banyak anak mendapatkan akses terhadap bahan bacaan serta pengalaman belajar yang menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan didampingi mahasiswa KKN. Kegiatan diawali dengan membaca secara bergiliran yang dipandu oleh anggota KKN.

Selanjutnya, mahasiswa mengajak anak-anak mengikuti sesi read aloud atau membaca nyaring. Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga mendapatkan contoh membaca yang baik sekaligus dibantu untuk memahami isi bacaan.

Setelah kegiatan membaca, peserta diajak berdiskusi mengenai cerita dan informasi yang telah dibaca. Mahasiswa KKN memberikan sejumlah pertanyaan untuk mengukur pemahaman anak sekaligus melatih kemampuan menyimak, mengingat, dan menyampaikan kembali informasi dari bacaan.

Suasana kegiatan dibuat lebih interaktif dengan pemberian hadiah sederhana kepada anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Cara tersebut membuat kegiatan membaca terasa lebih menyenangkan dan mendorong peserta untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga memahami isi bacaan.

Ketua Perpustakaan Nusa Indah, Fatma, mengatakan Safari Baca merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan layanan perpustakaan desa kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan edukatif bagi anak-anak di tengah penggunaan gawai yang semakin tinggi.

“Safari Baca bertujuan untuk mendekatkan layanan Perpustakaan Desa kepada masyarakat, terutama anak-anak, sekaligus memberikan kegiatan edukatif dan menyenangkan sebagai alternatif penggunaan HP secara berlebihan,” ujar Fatma.

Perpustakaan Nusa Indah sebelumnya telah meraih sejumlah capaian dalam bidang literasi hingga tingkat Kabupaten. Karena itu, kegiatan Safari Baca diharapkan dapat kembali membangun antusiasme anak-anak terhadap aktivitas membaca sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan Desa Megonten.

Fatma berharap Safari Baca tidak hanya membuat anak-anak semakin gemar membaca, tetapi juga mampu meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami informasi yang terdapat dalam bacaan.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, Safari Baca mampu menciptakan masyarakat yang lebih literat, aktif, dan gemar belajar,” katanya.

Dengan konsep berpindah lokasi setiap Jumat, Safari Baca menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 148 dan Perpustakaan Nusa Indah dalam memperluas akses literasi di Desa Megonten.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca dan budaya literasi di lingkungan masyarakat desa.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN