24 C
Semarang
, 1 Maret 2026
spot_img

Bupati Brebes Rotasi 23 Pejabat Eselon II, Tegaskan Mutasi Berdasar Meritokrasi

Langkah ini disebut sebagai upaya korektif dan akseleratif untuk memastikan birokrasi Brebes bekerja lebih cepat dan responsif.

BREBES, Jatengnews.id  – Pemkab Brebes merombak 23 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau pejabat eselon II, bersamaan dengan pelantikan serta pengukuhan 28 Kepala Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas.

Langkah ini disebut sebagai upaya korektif dan akseleratif untuk memastikan birokrasi Brebes bekerja lebih cepat dan responsif.

Baca juga: Pemkab Brebes Fokus Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa rotasi besar ini merupakan bagian dari transformasi sistem birokrasi.

“Hari ini Brebes sedang upgrade system. Pergeseran 23 posisi eselon II bukan hanya mengganti nama di pintu kantor,” ujarnya saat pelantikan di Pendopo Brebes, Senin (24/11/2025).

Paramitha menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi dilakukan berdasarkan kualitas dan kinerja.

“Sejak 20 Februari 2025, mutasi dan promosi di Brebes didasarkan pada asas meritokrasi. Masyarakat menuntut action, bukan hanya planning,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa rotasi jabatan bukan merupakan hukuman, melainkan strategi untuk menempatkan pejabat sesuai kapasitas dan kompetensinya.

Bupati juga meminta para pejabat yang menempati posisi baru untuk segera bekerja tanpa masa adaptasi yang panjang.

Baca juga: Pemkab Brebes Resmikan Kios Pupuk Lengkap

Kepada para dokter, penyuluh, dan perawat yang dikukuhkan sebagai Kepala UOBF Puskesmas, ia berpesan agar menjadi garda terdepan dalam layanan kesehatan.

“Saya ingin Puskesmas menjadi solusi kesehatan yang kredibel. Stunting, gizi buruk, dan pola hidup sehat harus menjadi prioritas harian,” tuturnya.

Daftar lengkap 23 pejabat JPTP yang dilantik meliputi rotasi di berbagai sektor, mulai dari perhubungan, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga ketahanan pangan. Selain itu, turut dilantik 9 pejabat administrator dan pengawas, serta 28 Kepala UOBF Puskesmas.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN