27 C
Semarang
, 26 Februari 2026
spot_img

Wisata Religi Dongkrak Kunjungan, Demak Masuk Tiga Besar Tujuan Wisata Jateng

Temukan pesona wisata Demak yang berhasil menarik 523.525 pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru

DEMAK, Jatengnews.id – Kabupaten Demak berhasil mencatatkan capaian positif di sektor pariwisata selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, jumlah kunjungan wisata di Jawa Tengah mencapai lebih dari 3,8 juta orang, dengan Kabupaten Demak menyumbang sebanyak 523.525 wisatawan.

Baca juga : Demak Buka Pendaftaran Duta Wisata 2025

Tingginya angka kunjungan tersebut didominasi oleh wisata religi. Destinasi Masjid Agung Demak tercatat dikunjungi sebanyak 298.315 wisatawan, sementara Makam Sunan Kalijaga menarik kunjungan hingga 272.368 wisatawan selama periode libur akhir tahun.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahyarini, melalui Kepala Bidang Pengembangan Produk Obyek Daya Tarik Wisata (PPODTW), Masluroh, menyampaikan bahwa capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Demak masuk dalam jajaran lima besar daerah tujuan wisata di Provinsi Jawa Tengah selama libur Nataru.

“Demak menempati peringkat ketiga daerah tujuan wisata di Jawa Tengah setelah Kota Semarang dan Kabupaten Klaten, disusul Kabupaten Rembang dan Kota Surakarta,” kata Masluroh saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Selain itu, Masjid Agung Demak menempati peringkat kedua destinasi wisata terfavorit di Jawa Tengah, sementara Makam Sunan Kalijaga berada di posisi ketiga, setelah kawasan Kota Lama Semarang. Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap wisata religi menjadi faktor utama melonjaknya jumlah kunjungan ke Demak.

“Tercatat kunjungan ke Masjid Agung Demak mencapai 298.315 wisatawan, sedangkan Makam Sunan Kalijaga dikunjungi sebanyak 272.368 wisatawan,” tambahnya.

Masluroh menjelaskan, lonjakan wisatawan tersebut tidak hanya berdampak pada citra pariwisata daerah, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata religi, seperti pedagang, jasa parkir, hingga penginapan, mengalami peningkatan signifikan.

Baca juga : Polres Demak Perketat Pengamanan Objek Wisata

“Capaian ini tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah bersama pengelola destinasi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pengelolaan kawasan wisata,” pungkasnya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN