JEPARA, Jatengnews.id – Semangat pelestarian lingkungan dalam momentum Hari Bumi diwujudkan melalui penguatan potensi lokal di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.
Salah satunya ditandai dengan peresmian Rumah Produksi Gula Aren oleh Bupati Jepara pada Selasa (12/5/2026) sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya desa.
Pengembangan komoditas gula aren dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan. Tanaman aren berperan penting dalam menjaga kawasan resapan air dan konservasi alam, sehingga pengembangannya selaras dengan semangat keberlanjutan yang diusung dalam peringatan Hari Bumi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Desa Tanjung, PLN UIK Tanjung Jati B melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) turut berkontribusi melalui Program Konservasi DAS Desa Tanjung. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bantuan 700 pohon aren, 200 pohon alpukat, 200 pohon kluwak, serta 200 pohon jambu.
Program tersebut menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai (DAS) sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan komoditas lokal yang berkelanjutan. Kehadiran berbagai tanaman produktif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan warga.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pengembangan Desa Tanjung merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

“PLN UIK Tanjung Jati B mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan potensi lokal yang berbasis keberlanjutan. Bantuan konservasi DAS berupa pohon aren, alpukat, kluwak, dan jambu diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan Rumah Produksi Gula Aren dan pelestarian lingkungan merupakan dua aspek yang saling mendukung. Potensi ekonomi desa akan berkembang lebih optimal apabila ditopang oleh kondisi lingkungan yang tetap terjaga, khususnya pada kawasan resapan air dan sumber mata air.
Peresmian Rumah Produksi Gula Aren ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Melalui sinergi tersebut, Desa Tanjung diharapkan mampu tumbuh sebagai desa unggulan yang tidak hanya kuat secara ekonomi melalui produk lokal, tetapi juga berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.
Ke depan, PLN UIK Tanjung Jati B berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan. (ADV)


