MAGELANG, Jatengnews.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Negeri Semarang atau UNNES menggelar pelatihan dan pendampingan intensif bagi guru bahasa Jawa SMP se-Kabupaten Magelang pada Kamis (21/5/2026).
Program yang diketuai oleh Joko Sukoyo ini berfokus pada pengembangan modul ajar bahasa Jawa berbasis pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam, lengkap dengan sistem asesmennya.
Kegiatan tersebut digelar sebagai respons terhadap tantangan revitalisasi bahasa daerah di era digital. Melalui pendekatan deep learning, para guru didorong untuk menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hafalan materi, tetapi juga mampu membangun pemahaman yang kritis, bermakna, dan kontekstual bagi generasi muda.
Program pengabdian ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya meningkatkan kompetensi pedagogik guru, mendorong standardisasi modul ajar, serta mengoptimalkan sistem asesmen formatif maupun sumatif.
Ketua MGMP Bahasa Jawa SMP Kabupaten Magelang, Eni Ermawati menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran tim pakar dari UNNES menjadi angin segar sekaligus solusi konkret bagi para guru yang selama ini menghadapi tantangan dalam mengemas pembelajaran bahasa Jawa agar tetap menarik bagi generasi Z dan alfa.
Melalui program ini, Tim PkM UNNES menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemanfaatan teknologi dan metodologi pembelajaran modern guna menjaga eksistensi serta relevansi bahasa dan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara



