SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca sejumlah destinasi wisata alam di Jawa Tengah untuk periode Sabtu (13/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026).
Secara umum, cuaca di berbagai objek wisata unggulan Jawa Tengah diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan. Kondisi ini dinilai cukup mendukung aktivitas wisatawan yang berencana menghabiskan akhir pekan di kawasan pegunungan, dataran tinggi, maupun wisata alam lainnya.
Berdasarkan data BMKG, kawasan wisata dengan suhu terendah berada di Dieng Plateau, Kabupaten Wonosobo, dan Bukit Sikunir, dengan suhu berkisar antara 17 hingga 21 derajat Celsius. Suhu yang sejuk tersebut berpotensi memberikan sensasi udara dingin, terutama pada malam hingga dini hari.
Selain Dieng dan Sikunir, suhu udara yang cukup rendah juga diprakirakan terjadi di kawasan Guci, Kabupaten Tegal, dengan kisaran suhu 18 hingga 22 derajat Celsius, serta Desa Wisata Selo, Boyolali, yang berada pada rentang 18 hingga 23 derajat Celsius.
Sementara itu, kawasan Baturraden, Banyumas diprakirakan memiliki suhu antara 18 hingga 24 derajat Celsius. Adapun Tawangmangu, Karanganyar, dan Kebun Teh Kaligua, Brebes, diperkirakan mengalami suhu udara berkisar 19 hingga 23 derajat Celsius.
Untuk wilayah wisata dengan suhu relatif lebih hangat, BMKG mencatat Omah Kendeng, Pati, dan Bledug Kuwu, Grobogan, memiliki suhu berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius. Sedangkan Wisata Tlatar, Boyolali diprakirakan berada pada kisaran suhu 23 hingga 28 derajat Celsius.
Kawasan wisata lainnya seperti Wisata Colo Kudus diperkirakan memiliki suhu 23 hingga 27 derajat Celsius, sedangkan Golaga (Goa Lawa) Purbalingga berkisar 19 hingga 24 derajat Celsius.
BMKG mengimbau wisatawan yang berencana berkunjung ke kawasan dataran tinggi seperti Dieng, Sikunir, Guci, maupun Selo untuk menyiapkan pakaian hangat karena suhu udara pada malam hingga pagi hari dapat terasa lebih dingin dibanding wilayah perkotaan.
Selain itu, wisatawan juga disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan perjalanan guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang


