SEMARANG, Jatengnews.id – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan mengusung tema “Dengan Semangat Hijriah, Kita Hantarkan Anak Yatim Menjadi Generasi Qur’ani Menuju Indonesia Emas”, Kamis (26/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) bersama Baznas RI, Baznas Provinsi Jawa Tengah, dan LAZ MAJT ini menjadi wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pelayanan sosial, dan pemberdayaan umat.
Pada tahun ini, MAJT menyalurkan santunan kepada 450 anak yatim dengan nilai bantuan sebesar Rp500 ribu untuk setiap anak. Para penerima manfaat berasal dari berbagai wilayah di Kota Semarang, terutama di sekitar kawasan MAJT, serta dari Kabupaten Demak dan Kudus.
Sebagai simbolis penyerahan bantuan, sebanyak 73 anak yatim hadir langsung di Convention Hall MAJT untuk menerima santunan. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum menanamkan semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama pada Tahun Baru Islam.
Selain membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim, santunan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Kegiatan ini mendapat dukungan luas dari masyarakat. Total donasi yang berhasil dihimpun dari para donatur mencapai Rp225 juta, kemudian diperkuat dengan kontribusi stimulus dari MAJT sebesar Rp30 juta. Kolaborasi tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan anak yatim sekaligus kepercayaan terhadap program sosial yang dijalankan MAJT.
Selain pelaksanaan santunan, kegiatan juga disiarkan secara langsung melalui MAJT TV sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya acara sekaligus memperoleh informasi mengenai berbagai program sosial, dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat yang dijalankan MAJT.
Melalui siaran tersebut, masyarakat juga diajak untuk terus berpartisipasi dalam program infaq dan donasi sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan kemaslahatan.
Kegiatan ini turut diikuti oleh mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terintegrasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi Manajemen Dakwah UIN Sunan Kudus sebagai observer. Mereka memperoleh pengalaman mengenai tata kelola kegiatan sosial berskala besar, termasuk pemanfaatan media digital dalam mendukung syiar dakwah.
Melalui kolaborasi antara PP MAJT, Baznas RI, Baznas Provinsi Jawa Tengah, LAZ MAJT, dan para donatur, kegiatan Santunan Anak Yatim diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi motivasi bagi para penerima untuk tumbuh sebagai generasi Qur’ani yang berkarakter dan berdaya saing menuju Indonesia Emas
Kegiatan ini juga semakin menegaskan peran Masjid Agung Jawa Tengah sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


