Golkar Jateng Tuntaskan Musda 35 Kabupaten/Kota, Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh menilai rampungnya Musda di seluruh daerah menjadi tonggak penting bagi partai untuk memasuki tahap konsolidasi organisasi yang lebih luas.

SEMARANG, Jatengnews.id – DPD Partai Golkar Jawa Tengah resmi menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II di seluruh 35 kabupaten/kota.

Tuntasnya agenda organisasi tersebut menjadi pijakan awal bagi Golkar untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.

Musda terakhir digelar di Kabupaten Wonosobo, menandai berakhirnya proses regenerasi kepemimpinan di tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah sesuai mekanisme organisasi.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Anton Lemi, mengatakan bahwa setelah seluruh Musda selesai, perhatian partai kini difokuskan pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Beberapa daerah bahkan mulai melakukan penataan kepengurusan sebagai bagian dari proses konsolidasi.

Menurut Anton, Golkar telah menyusun tahapan persiapan menuju Pemilu 2029 secara bertingkat. Tahun 2026 ditetapkan sebagai fase penguatan fondasi organisasi melalui pembenahan struktur kepengurusan, penempatan sumber daya kader, serta penyusunan program kerja.

“Persiapan menuju Pemilu 2029 dilakukan secara bertahap. Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dengan menata struktur, personel, dan program kerja sebagai tiga komponen utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penataan dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat pusat hingga desa, termasuk organisasi sayap partai. Kepengurusan di setiap tingkatan diharapkan diisi kader yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen membesarkan partai.

Anton menargetkan proses konsolidasi hingga tingkat desa dapat dirampungkan sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar pada 20 Oktober 2026.

“Tahun ini kami ingin seluruh konsolidasi di tingkat desa sudah selesai sehingga organisasi benar-benar siap menjalankan agenda berikutnya,” katanya.

Memasuki 2027, Golkar akan mulai menyusun strategi pemenangan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Selanjutnya pada 2028, para calon legislatif diharapkan sudah aktif turun ke lapangan untuk membangun komunikasi dengan konstituen sebelum memasuki tahun politik pada 2029.

“Pada 2028 para calon sudah bekerja di tengah masyarakat. Memasuki 2029, kami fokus mengoptimalkan strategi untuk meraih kursi sebanyak mungkin, baik di DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota dengan mengusung kader-kader terbaik,” jelas Anton.

Selain mempersiapkan agenda politik, Anton menyebut seluruh kader Golkar juga mendapat arahan dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program-program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), hilirisasi industri, hingga Sekolah Rakyat. Menurut Anton, kader memiliki peran penting dalam menyosialisasikan manfaat berbagai program tersebut melalui kegiatan reses, penyerapan aspirasi, maupun aktivitas kemasyarakatan lainnya.

“Peran kader adalah memastikan masyarakat memahami program-program pemerintah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh menilai rampungnya Musda di seluruh daerah menjadi tonggak penting bagi partai untuk memasuki tahap konsolidasi organisasi yang lebih luas.

Ia berharap kepengurusan baru di setiap kabupaten dan kota segera bekerja memperkuat struktur hingga tingkat desa, sekaligus menjaga soliditas kader sebagai modal menghadapi berbagai agenda politik mendatang.

“Kami optimistis, dengan organisasi yang semakin tertata, kader yang solid, dan program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, Partai Golkar Jawa Tengah akan semakin siap menghadapi Pemilu 2029 sekaligus berkontribusi menyukseskan program-program pemerintah demi kepentingan masyarakat,” tegas Mohammad Saleh.


Penulis  : Alif Nazzala Rizqi

Editor    : Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN