Parmin Sastro Wijono Raih Doktor Honoris Causa, The Lawu Group Dinilai Sukses Bangun Bisnis Berkelanjutan

Penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Kuala Lumpur pada 4 Agustus 2026

KARANGANYAR, Jatengnews.id – Presiden Direktur The Lawu Group, Parmin Sastro Wijono, menerima gelar Doctor Honoris Causa (Dr. HC) dari ASEAN University International (AUI), Malaysia, sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam bidang manajemen bisnis dan manajemen keuangan, khususnya dalam membangun model bisnis yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

Penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Kuala Lumpur pada 4 Agustus 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas perjalanan transformasi The Lawu Group yang berkembang dari satu unit usaha kuliner menjadi kelompok bisnis dengan puluhan unit usaha di tiga provinsi.

Di bawah kepemimpinan Parmin, The Lawu Group yang berawal dari usaha Sate Lawu pada 2017 kini telah memiliki 27 unit usaha dan 37 merek yang beroperasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Perusahaan juga memperluas bisnis melalui diversifikasi, termasuk ekspansi dan akuisisi lembaga keuangan berbasis syariah untuk memperkuat struktur permodalan jangka panjang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Jatengnews.id, Rabu (5/8/2026), Parmin mengatakan bahwa pengembangan perusahaan tidak hanya berfokus pada ekspansi, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan keberlanjutan bisnis.

“Saya lebih menekankan penguatan tata kelola perusahaan dengan mengedepankan efisiensi, manajemen risiko, kemampuan beradaptasi, serta keberlanjutan finansial,” ujarnya.

Selain memperkuat tata kelola, The Lawu Group juga mendorong digitalisasi dan standarisasi operasional di seluruh unit usaha. Langkah tersebut diperkuat melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan GlobalTix Singapura pada Januari 2026.

Menurut Parmin, ukuran keberhasilan perusahaan tidak hanya dilihat dari besarnya pendapatan, tetapi juga dari manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.

“Pertumbuhan perusahaan tidak semata-mata diukur berdasarkan besarnya pendapatan atau revenue. Lebih dari itu, bisnis harus mampu menciptakan ekosistem yang memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari filosofi bisnis The Lawu Group, yakni “Sukses, Berkah, dan Mulia”, yang diwujudkan melalui semangat kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja tuntas.

Pendekatan itu turut mengantarkan perusahaan meraih SBBI Awards 2026 pada kategori Impactful Tourism Management, sebagai bentuk apresiasi terhadap pengelolaan destinasi wisata yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah.

Parmin menegaskan, gelar Doctor Honoris Causa yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh tim dan dukungan berbagai pihak.

“Gelar Dr. HC ini adalah pengakuan atas komitmen kami membangun bisnis yang tidak hanya tumbuh, tapi juga sehat secara keuangan dan memberi manfaat. Sejak awal kami membangun bukan hanya bisnis, tapi ekosistem usaha yang berkelanjutan. Ini hasil kerja keras tim dan dukungan semua pihak,” ujar Parmin Sastro Wijono.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi The Lawu Group untuk terus memperkuat transformasi bisnis yang berorientasi pada tata kelola, digitalisasi, penguatan keuangan, serta dampak sosial.

“Kami terus memperkuat komitmen The Lawu Group untuk terus membangun bisnis yang tumbuh, sehat, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Iwan Iswanda

Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN