KKN UIN Walisongo Dampingi Pelatihan Buket Balon untuk Ibu-Ibu PKK Desa Jambu

Pelatihan buket balon menjadi ruang bagi ibu-ibu PKK Desa Jambu untuk mengasah kreativitas sekaligus mempelajari keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha.

Semarang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 51 berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan pelatihan pembuatan buket balon yang digelar pada agenda Pleno Tim Penggerak PKK Desa Jambu. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, pada Rabu (22/7/2026).

Pelatihan menghadirkan Sisilia Rika Yuliastanti sebagai instruktur yang membimbing ibu-ibu PKK dalam merangkai balon menjadi buket dengan tampilan menarik. Selama sesi berlangsung, peserta diperkenalkan dengan berbagai teknik dasar, mulai dari penggunaan alat, pembentukan balon, hingga proses penyusunan rangkaian agar menghasilkan buket yang rapi dan bernilai estetika.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo mengambil peran sebagai pendukung teknis selama pelatihan berlangsung.

Mahasiswa membantu menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan, memompa balon sebelum digunakan, mendistribusikan balon kepada peserta, serta memberikan bantuan ketika peserta mengalami kendala saat merangkai buket.

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan sehingga peserta dapat mengikuti seluruh tahapan praktik dengan nyaman.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir pelatihan. Ibu-ibu PKK tampak aktif memperhatikan setiap penjelasan yang diberikan instruktur dan bersemangat mempraktikkan teknik yang telah dipelajari. Suasana pelatihan juga berlangsung komunikatif karena peserta saling bertukar pengalaman dan berdiskusi selama proses pembuatan buket.

Menurut Sisilia Rika Yuliastanti, keterampilan merangkai buket balon merupakan salah satu bentuk kerajinan kreatif yang dapat dipelajari oleh berbagai kalangan. Selain mudah dipraktikkan, hasil kerajinan tersebut juga memiliki daya tarik tersendiri sehingga berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

“Saya berharap pelatihan ini dapat memberikan pengalaman baru bagi ibu-ibu PKK sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas melalui kerajinan tangan yang bermanfaat,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Desa Jambu, Andesty Wrida Permatasari, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa KKN UIN Walisongo yang telah membantu jalannya kegiatan.

“Mahasiswa KKN memberikan dukungan yang sangat baik selama pelatihan, terutama dalam membantu kebutuhan teknis peserta. Kehadiran mereka membuat kegiatan berjalan lebih tertib dan lancar,” ujar Andesty.

Koordinator Desa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Desa Jambu Posko 51 mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Pleno PKK merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Jambu.

“Kami merasa senang dapat terlibat dalam kegiatan ini. Meskipun peran kami sebagai pendamping, kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu kelancaran pelaksanaan pelatihan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Jambu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara Pemerintah Desa Jambu, Tim Penggerak PKK, instruktur, dan mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan buket balon tidak hanya menjadi wadah untuk mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang bagi anggota PKK untuk mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai usaha kreatif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN