Cegah Hipertensi, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Konsep Hara Hachi Bu Me kepada Kader Kesehatan Wonoharjo

Konsep Hara Hachi Bu Me mengajarkan seseorang untuk berhenti makan ketika merasa kenyang sekitar 80 persen, sehingga tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan.

WONOGIRI, Jatengnews.id – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi terus dilakukan melalui berbagai pendekatan kreatif. Salah satunya dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Wonoharjo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

Pada Senin (27/7/2026), mahasiswa KKN Undip menggelar rangkaian kegiatan bertema “Pengendalian dan Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat melalui Optimalisasi Tanaman Pangan Bergizi dan Pendampingan Pola Hidup Sehat”.

Salah satu program mandiri yang menarik perhatian yakni edukasi mengenai kebiasaan makan secukupnya melalui konsep asal Jepang, Hara Hachi Bu Me (腹八分目). Edukasi tersebut secara khusus diberikan kepada kader kesehatan Desa Wonoharjo.

Konsep Hara Hachi Bu Me mengajarkan seseorang untuk berhenti makan ketika merasa kenyang sekitar 80 persen, sehingga tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan.

Pendekatan tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari edukasi pola hidup sehat yang dapat diterapkan secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Selain membantu masyarakat memahami pentingnya mengatur porsi makan, konsep ini juga menjadi pintu masuk untuk membahas kebiasaan makan yang lebih sehat dalam upaya mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk hipertensi.

Materi Hara Hachi Bu Me disampaikan oleh Allysha Nayla Fajra, mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang. Ia bertugas memberikan pendampingan mengenai budaya makan secukupnya sekaligus mengenalkan konteks budaya Jepang yang melatarbelakangi konsep tersebut.

“Saya ingin kader kesehatan tidak hanya paham secara teori, tapi juga bisa membayangkan bagaimana penerapan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari. Makanya saya coba kemas dengan bahasa yang sederhana, supaya mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan,” ujar Allysha.

Meski menggunakan istilah berbahasa Jepang, materi tersebut mendapat respons positif dari para kader kesehatan. Istilah Hara Hachi Bu Me justru menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian peserta selama kegiatan berlangsung.

Salah seorang kader kesehatan mengaku baru pertama kali mendengar istilah tersebut. Namun, setelah mendapatkan penjelasan, ia menilai konsepnya cukup sederhana dan mudah diterapkan.

“Baru dengar istilah itu, tapi ternyata maksudnya sederhana, makan jangan sampai terlalu kenyang. Asyik juga belajar sambil tahu istilah dari negara lain,” ujarnya.

Pendekatan lintas budaya yang digunakan mahasiswa KKN Undip tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para kader. Peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai budaya Jepang, tetapi juga mendapatkan pemahaman praktis mengenai pentingnya mengendalikan pola makan.

Edukasi Hara Hachi Bu Me ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN yang berfokus pada pengendalian dan pencegahan hipertensi di Desa Wonoharjo.

Program tersebut berada di bawah bimbingan tiga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D., Fariz Nurmita Aziz, S.T.P., M.Sc., dan Dewi Setyaningsih, S.IP., M.A.

Pemilihan kader kesehatan sebagai sasaran edukasi juga diharapkan dapat memperluas dampak program. Setelah mendapatkan pengetahuan dari mahasiswa, para kader diharapkan mampu meneruskan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dengan cara sederhana seperti mengatur porsi makan dan menghindari kebiasaan makan berlebihan, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa pencegahan hipertensi dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

Melalui edukasi yang aplikatif, mahasiswa KKN Undip berupaya menghadirkan perubahan kecil yang dapat dilakukan secara konsisten. Konsep Hara Hachi Bu Me pun diharapkan tidak berhenti sebagai istilah budaya Jepang, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Wonoharjo untuk membangun pola makan yang lebih sehat dan mendukung upaya pencegahan hipertensi secara berkelanjutan.




Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN