BATANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kelas literasi gizi bertajuk “Piring Sehatku” di salah satu sekolah dasar di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa mengenalkan pentingnya gizi seimbang kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, para siswa diajak memahami cara memilih makanan sehat serta mengenal komposisi makanan yang ideal dalam satu piring.
Program ini diinisiasi Amelia Nur Rahman, mahasiswa Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran UNDIP. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih perlunya peningkatan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai klasifikasi makanan sehat dan pola asupan gizi yang tepat sebagai salah satu langkah pencegahan stunting.
Dengan menyasar siswa sekolah dasar, Amelia mengemas materi gizi dalam konsep belajar sambil bermain. Para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai gizi seimbang, tetapi juga diajak menggambar dan menyusun gambaran piring makan ideal sesuai dengan pedoman “Isi Piringku”.
“Kami ingin anak-anak mengenal konsep piring makan yang ideal sejak dini, bukan lewat hafalan, melainkan lewat kegiatan belajar dan bermain yang menyenangkan. Harapannya, kebiasaan makan sehat ini bisa terbawa hingga mereka dewasa,” ujar Amelia.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai gizi seimbang secara interaktif menggunakan media infografis. Para siswa kemudian diajak mengenal berbagai jenis makanan dan memahami peran makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, serta buah dalam memenuhi kebutuhan tubuh.
Suasana semakin meriah ketika siswa mengikuti sesi menggambar “piring makan impian” masing-masing. Mereka diberikan kesempatan untuk menuangkan pemahaman yang telah diperoleh ke dalam gambar makanan sehat yang ingin mereka konsumsi.
Selain kegiatan di dalam kelas, mahasiswa juga membagikan leaflet edukasi “Isi Piringku” sebagai media informasi yang dapat dibawa pulang oleh para siswa. Media tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak mengingat kembali materi sekaligus menjadi sarana edukasi bagi keluarga di rumah.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti penjelasan, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam sesi menggambar yang menjadi salah satu bagian paling menarik dalam kelas literasi gizi tersebut.
Kepala Desa Kebumen, Kuswandi, turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN UNDIP. Menurutnya, edukasi mengenai gizi seimbang penting diberikan sejak anak-anak agar pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar membuka wawasan baru bagi anak-anak kami tentang pentingnya makan bergizi seimbang. Kami berharap apa yang diajarkan bisa terus diterapkan dalam keseharian mereka,” ujarnya.
Melalui kelas tersebut, mahasiswa memperkenalkan pedoman “Isi Piringku” dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah dalam satu piring. Konsep itu diharapkan dapat menjadi pengetahuan sederhana yang mudah dipahami sekaligus dipraktikkan oleh anak-anak.
Program Kelas Piring Sehatku juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 2 atau Zero Hunger melalui penguatan pemahaman mengenai pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini.
Selain itu, kegiatan tersebut turut mendukung SDGs 4 atau Quality Education karena memberikan edukasi dan penguatan literasi kepada siswa sekolah dasar dengan metode pembelajaran yang interaktif.
Melalui edukasi sederhana namun aplikatif, mahasiswa KKN-R UNDIP berharap kesadaran mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang dapat tumbuh sejak bangku sekolah. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan turut mendukung upaya pencegahan masalah gizi di masa mendatang.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





