7 Emas dari Atlet Disabilitas, Kota Semarang Sabet Juara Umum Peparpeda Jateng 2026

Kontingen Kota Semarang keluar sebagai juara umum Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2026 di Solo dengan mengoleksi 7 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu.

SEMARANG, Jatengnews.id — Kerja keras atlet disabilitas Kota Semarang selama berbulan-bulan berbuah manis. Kontingen Kota Semarang keluar sebagai juara umum Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2026 di Solo dengan mengoleksi 7 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu.

Peparpeda Jateng 2026 berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (21-23/8/2026).

Kota Semarang tampil sebagai pengumpul medali terbanyak, mengungguli Kendal yang berada di posisi kedua dengan enam emas, empat perak, dan dua perunggu.

Posisi ketiga ditempati Karanganyar dengan lima emas, lima perak, dan dua perunggu. Sedangkan tuan rumah Kota Surakarta harus puas berada di peringkat keempat setelah mengoleksi empat emas, lima perak, dan empat perunggu.

Dari tujuh emas yang diraih, empat di antaranya datang dari cabang olahraga para-atletik. Farel meraih emas nomor lari 800 meter T20 putra, Keke menyumbangkan dua emas dari nomor lari 100 meter dan 400 meter T20 putri, serta Eko Yose meraih emas nomor tolak peluru F57 putri.

Tiga emas lainnya berasal dari cabang bulu tangkis dan tenis meja. Febrian menjadi juara nomor bulu tangkis SL4 putra, sedangkan Ayesa dan Zamzan masing-masing meraih emas tenis meja TT11 putri dan putra.

Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Semarang Nur Sholikin mengatakan, prestasi tersebut sesuai target yang telah ditetapkan sebelum Peparpeda berlangsung. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari persiapan panjang para atlet.

”Kami sudah optimistis sejak awal bisa meraih juara umum tahun ini. Sejak Maret lalu, para atlet sudah menjalani latihan intensif. Kemudian, ada beberapa atlet Kota Semarang yang bergabung dalam program paralimpian nasional,” kata Sholikin, Minggu (23/8/2026).

Selain latihan intensif, Sholikin menilai semangat para atlet saat bertanding juga menjadi kunci keberhasilan. Ia menyebut para atlet menunjukkan motivasi luar biasa untuk membawa nama Kota Semarang.

Kendati berhasil menjadi juara umum, NPCI Kota Semarang tetap akan melakukan evaluasi. Hal itu penting untuk meningkatkan prestasi sekaligus menyiapkan regenerasi atlet disabilitas di Kota Semarang.

”Mereka semua adalah atlet disabilitas dengan potensi besar bagi Kota Semarang. Ada beberapa dari mereka yang akan turun pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov), November mendatang. Jadi regenerasi atlet tak pernah putus,” kata dia.

Sholikin turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, terutama Pemerintah Kota Semarang. Menurutnya, pembinaan atlet disabilitas membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, termasuk dari sisi fasilitas latihan.

”Kami berharap, Kota Semarang ke depannya memiliki sarana olahraga yang khusus diperuntukkan bagi atlet disabilitas,” ujarnya.

Penulis : Jaka N

Editor : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN