30 C
Semarang
, 13 April 2024
spot_img

Pantura Darurat Banjir, PLN Jateng dan DIY Fokus Amankan Suplai Listrik Warga

JatengNews.id – PT PLN Jateng dan DIY fokus amankan suplai kelistrikan paska terjadinya banjir yang melanda wilayah Pantai Utara (Pantura) Jateng.

PLN Jateng dan DIY fokus amankan suplai listrik warga terutama di kawasan banjir yakni Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kudus dan Grobogan.

Daerah tersebut merupakan kawasan darurat bencana banjir yang telah disampaikan Pemprov Jateng bersama BNPB usai meninjau lokasi. Sehingga PLN Jateng dan DIY fokus amankan suplai listrik warga yang terdampak banjir.

Baca juga: VIDEO Laundry di Semarang Diserbu Warga Pasca Banjir Surut

Sebelumnya, dampak cuaca ekstrem berupa hujan angin dan angin lebat yang terjadi tiap hari sejak Senin (11/3/2024) hingga Selasa minggu ini (19/3/2024) mengakibatkan banjir di 5 kabupaten/ kota di Jawa Tengah.

Banjir ini berdampak langsung pada 38 ribu lebih pelanggan PLN di 4 kota/ kabupaten tersebut, sehingga PLN harus menghentikan sementara aliran listrik untuk keamanan warga masyarakat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY Mochamad Soffin Hadi menyampaikan fokus timnya dalam masa bencana ini adalah pengamanan suplai listrik warga masyarakat.

“Kami memohon maaf, suplai listrik untuk pelanggan terdampak banjir kami harus hentikan sementara. Hal ini semata-mata agar tidak membahayakan warga, mengingat air merupakan penghantar listrik,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa seiring telah surutnya banjir beberapa titik di Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, dan Grobogan listrik telah pihaknya nyalakan kembali.

“Namun berdasar pantauan kami per Selasa (19/3) pkl 05.00 WIB, listrik untuk 53% pelanggan terdampak masih harus kami matikan. Fokus kami menyalurkan listrik bagi tempat-tempat pengungsian serta daerah-daerah yang aman dari banjir,” terangnya

Banjir juga melanda wilayah Gardu Induk (GI) PLN Kudus yang menyuplai listrik untuk wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya. Namun berkat serangkaian upaya pengamanan ekstra dari PLN, GI tersebut masih tetap beroperasi menyuplai listrik pelanggan tanpa harus mematikan aliran listrik kepada pelanggan.

Saat ini (19/3) masih terdapat 14 titik desa yang wilayah banjir pada Kabupaten Kudus seperti Dukuh Goleng, Desa Gorang, Jati Wetan, Kotakan, Undakan Kidul, Undakan Lor, Gempolso, Tugu Lor, Ngemplok Wetan, Kedungwaru Lor, Kedungwaru Kidul, Tuwang, Karanganyar, dan Desa Ketanggung.

Sementara di wilayah Kabupaten Demak terdapat beberapa titik genangan banjir yaitu Desa Kalianyar, Merak, Wonorejo, Wonoketingal dan Cangkring, serta wilayah Kabupaten Grobogan yaitu Desa Menawan Merak.

Baca juga: PLN Jateng dan DIY Salurkan Listrik Gratis Tersebar di 269 Warga

Untuk Kota Semarang sendiri gardu dan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) telah dinyalakan 100%, namun dengan kondisi baik tersebut PLN tetap memantau perkembangan kondisi cuaca ke depannya.

“Kami berterima kasih atas support dan dukungan seluruh stakeholders kami, suplai listrik tetap optimal walau dengan serangkaian keterbatasan. Kita bersama-sama berdoa agar curah hujan tidak bertambah buruk dan titik banjir semakin berkurang,” ungkapnya.

Soffin menyampaikan jika terdapat kondisi banjir/ bahaya kelistrikan dampak cuaca ekstrem ini, pelanggan diminta melaporkan segera kepada PLN melalui kanal aduan telepon contact center (CC) 123, aplikasi PLN Mobile, maupun direct message (DM) ke medsos PLN_123 official. (01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN