BOYOLALI, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Desa Jerukan, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, mendorong pelaku usaha mikro untuk memperluas jangkauan pemasaran melalui digitalisasi usaha.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan pendaftaran lokasi usaha ke Google Maps yang digelar Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja “Pengembangan Usaha Mikro Desa melalui Pemetaan Lokasi Digital, Legalitas Usaha, dan Peningkatan Daya Saing Produk”.
Program tersebut dilaksanakan setelah mahasiswa KKN menemukan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Desa Jerukan belum memanfaatkan platform peta digital untuk memperkenalkan lokasi usaha mereka.
Kondisi tersebut membuat sejumlah usaha lokal masih sulit ditemukan oleh calon konsumen, khususnya masyarakat dari luar desa. Padahal, Desa Jerukan memiliki sejumlah produk yang berpotensi dikembangkan dan dipasarkan lebih luas.
Salah satunya adalah UMKM Kripik Pangsit. Produk tersebut dinilai memiliki kualitas dan cita rasa yang mampu bersaing, tetapi selama ini pemasarannya masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.
Melihat kondisi itu, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung mengenai cara mendaftarkan usaha ke Google Maps menggunakan telepon seluler.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa menjelaskan tahapan pendaftaran melalui fitur “Tambahkan tempat yang belum ada” di Google Maps. Pelaku usaha diarahkan untuk mengisi berbagai informasi penting, mulai dari nama usaha, kategori bisnis, alamat, nomor kontak, hingga titik lokasi yang akurat.
Mahasiswa juga menunjukkan perbandingan tampilan listing usaha sebelum dan sesudah dilengkapi. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya informasi yang lengkap dalam membangun profil usaha di ruang digital.
“Banyak yang belum tahu kalau usahanya bisa muncul di Google Maps hanya dengan didaftarkan lewat HP sendiri. Setelah dicoba langsung tadi, warga jadi paham dan antusias karena prosesnya ternyata tidak rumit,” ujar salah satu mahasiswa KKN Tim II Undip Desa Jerukan.
Sebagai bentuk praktik langsung, mahasiswa kemudian membantu membuat sekaligus melengkapi profil UMKM Kripik Pangsit di Google Maps. Informasi yang ditambahkan meliputi foto produk, jam operasional, nomor kontak, serta titik lokasi usaha yang berada di Dusun Kangkung Kidul, Desa Jerukan.
Dengan profil usaha yang lebih informatif, calon konsumen dapat melihat produk, mengetahui jam operasional, memperoleh petunjuk arah menuju lokasi, hingga menghubungi penjual secara langsung.
“Setelah didaftarkan tadi, usaha kami jadi kelihatan di peta. Semoga ke depannya makin banyak yang tahu dan bisa datang langsung membeli,” ujar salah satu pelaku UMKM Kripik Pangsit Desa Jerukan.
Mahasiswa KKN menjelaskan, keberadaan usaha di Google Maps tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi. Platform tersebut juga dapat menjadi etalase digital yang memberikan informasi awal kepada calon konsumen sebelum mereka memutuskan untuk membeli.
Selain informasi dasar usaha, ulasan dan penilaian bintang dari konsumen juga dapat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Semakin informatif dan aktif sebuah profil usaha, semakin besar peluang calon konsumen mengenali produk serta mempertimbangkan untuk melakukan pembelian.
Pemanfaatan peta digital tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM Desa Jerukan keluar dari keterbatasan pemasaran yang selama ini masih berpusat di lingkungan sekitar.
Dengan hadirnya lokasi usaha di platform digital, konsumen dari luar desa dapat lebih mudah menemukan produk lokal tanpa harus terlebih dahulu bertanya kepada warga setempat.
Program pendampingan ini sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kegiatan produktif serta perluasan akses pasar bagi usaha mikro.
Selain itu, program tersebut turut mendukung SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan akses UMKM terhadap pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II Undip berharap pelaku UMKM Desa Jerukan dapat semakin mandiri dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi.
Pemanfaatan Google Maps yang mudah diakses dan tidak membutuhkan biaya tersebut diharapkan menjadi langkah sederhana untuk memperkenalkan produk lokal Desa Jerukan kepada konsumen yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





