KKN UIN Walisongo Edukasi Pengenalan Emosi Siswa SDN Bedono 02 lewat Program “Roda Emosi”

Melalui roleplay dan permainan “Roda Emosi”, siswa kelas III diajak mengenali, memahami, dan mengekspresikan berbagai emosi dengan cara yang tepat.

Semarang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 48 mengedukasi siswa kelas III SD Negeri Bedono 02, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, tentang pengenalan dan pengelolaan emosi melalui program “Roda Emosi”, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membantu siswa mengenali berbagai macam emosi, memahami situasi yang dapat memunculkan perasaan tertentu, serta belajar mengekspresikan dan mengelola emosi dengan cara yang tepat.

Edukasi disampaikan secara interaktif melalui metode roleplay. Mahasiswa KKN secara bergantian memerankan lima emosi, yakni joy (senang), anger (marah), sadness (sedih), disgust (jijik), dan fear (takut) yang terinspirasi dari karakter dalam film Inside Out.

Setiap emosi diperagakan melalui ekspresi wajah dan gerakan tubuh. Mahasiswa juga memberikan contoh situasi yang dapat memunculkan emosi tersebut serta cara meresponsnya secara tepat.

Melalui metode tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak mengamati tanda-tanda emosi yang dapat terlihat dari ekspresi dan perilaku seseorang. Pendekatan ini membuat materi pengenalan emosi lebih mudah dipahami dan dekat dengan pengalaman sehari-hari siswa.

Belajar Mengenali Emosi melalui Permainan

Setelah sesi pengenalan emosi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan “Roda Emosi”. Siswa secara bergantian memutar roda yang berisi gambar berbagai macam ekspresi dan emosi.

Ketika jarum berhenti pada salah satu gambar, siswa diminta menyebutkan nama emosi tersebut. Mereka kemudian menceritakan pengalaman ketika pernah merasakan emosi yang ditunjukkan.

Permainan tersebut membantu siswa menghubungkan jenis-jenis emosi dengan pengalaman yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan juga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mengungkapkan perasaan secara terbuka di hadapan teman-temannya.

Mahasiswa KKN Posko 48 kemudian mengajak siswa menuliskan pesan dan kesan selama mengikuti kegiatan pada sticky note. Tulisan tersebut ditempelkan pada mading yang telah disiapkan sebagai bagian dari rangkaian edukasi.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama menggunakan bingkai bertuliskan “Potret Ekspresi” yang dibuat oleh mahasiswa KKN. Sesi tersebut sekaligus menjadi dokumentasi ekspresi dan antusiasme siswa selama mengikuti kegiatan.

Bekal bagi Siswa untuk Memahami Perasaan

Mahasiswa KKN MIT-22 Posko 48 berharap edukasi pengenalan emosi dapat membantu siswa memahami bahwa berbagai perasaan merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan.

Selain mengenali emosi, siswa juga diperkenalkan pada pentingnya menyampaikan dan mengelola perasaan dengan cara yang tepat. Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk lebih terbuka dalam memahami kondisi dirinya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap perasaan orang lain.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti roleplay, menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman dalam permainan “Roda Emosi”, hingga menuliskan pesan dan kesan pada sticky note.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai emosi, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Melalui program “Roda Emosi”, mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 48 berupaya menghadirkan pembelajaran sederhana yang dapat membantu siswa mengenali dan mengekspresikan emosinya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Tim mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 48
Editor: R. D, Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN