SEMARANG, Jatengnews.id – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi melepas ribuan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim I Tahun 2026.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., memimpin langsung prosesi pelepasan dengan menyematkan topi KKN kepada perwakilan mahasiswa serta menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN.
Secara simbolis, UNDIP memberangkatkan lima unit kendaraan yang masing-masing mengangkut 10 mahasiswa. Total, sebanyak 100 kendaraan diberangkatkan menuju berbagai lokasi pengabdian masyarakat di Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Prof. Suharnomo menegaskan bahwa mahasiswa KKN merupakan duta Universitas Diponegoro di tengah masyarakat. Ia meminta mahasiswa menjaga etika, karakter, serta keselamatan diri, menghormati kearifan lokal, dan membangun hubungan harmonis dengan warga setempat.
Baca juga: Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN Tim I TA 2025/2026
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hadirkan UNDIP sebagai kampus yang bermartabat dan bermanfaat melalui kerja nyata yang dilandasi empati dan tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang aktualisasi keilmuan sekaligus wujud pengabdian nyata kepada masyarakat.
Ketua LPPM UNDIP, Prof. Dr.-Ing. Suherman, S.T., M.T., menjelaskan bahwa KKN Tim I Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung mulai 6 Januari hingga 10 Februari 2026. Total peserta mencapai 2.102 mahasiswa, dengan rincian:
KKN Tematik
- 1.200 mahasiswa
- Terbagi dalam 45 tim
- Tersebar di 14 kabupaten/kota: Jepara, Demak, Kendal, Batang, Kabupaten Semarang, Magelang, Purworejo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, dan Kota Semarang
- Menjangkau 30 kecamatan dan 43 desa/kelurahan
KKN Reguler
- 902 mahasiswa
- Terbagi dalam 100 tim
- Berlokasi di 5 kabupaten: Batang, Pekalongan, Klaten, Sragen, dan Wonogiri
- Menjangkau 8 kecamatan dan 84 desa
Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Pelaksanaan KKN Tim I 2026 mengusung program utama “Pemberdayaan Sumber Daya Lokal untuk Pengentasan Kemiskinan, Ketahanan Pangan Berkelanjutan, serta Mitigasi dan Penanganan Kebencanaan melalui Mahasiswa KKN untuk UNDIP Bermanfaat.”
Sebanyak 44 dosen ketua hibah pengabdian dan 33 dosen pembimbing KKN Reguler terlibat dalam kegiatan ini. UNDIP sebelumnya membekali para dosen melalui Sekolah Dosen KKN.
Mahasiswa Vokasi UNDIP Siap Mengabdi di Wonogiri
Sejumlah mahasiswa UNDIP menyatakan kesiapan untuk terjun langsung ke tengah masyarakat. Mahasiswa Fakultas Vokasi UNDIP, Dhea Ayu Indri (Jurusan Logistik) dan Sadina Alia Pasha (Jurusan Teknik Sipil) mengaku siap menjalani pengabdian di Kabupaten Wonogiri.
Baca juga: Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Cegah Tawuran untuk Remaja Bandarharjo
Dhea menuturkan, pihak kampus membekali mahasiswa dengan materi pembekalan, termasuk pesan untuk menjaga sikap sopan santun saat berada di lokasi KKN.
“Selama pembekalan kami diingatkan untuk selalu menjaga sikap dan sopan santun ketika berada di lokasi KKN,” kata Dhea, mahasiswa asal Boyolali.
Ia berharap ilmu yang ia peroleh selama enam semester bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga nanti bisa membantu warga Wonogiri, terutama agar produk UMK di sana bisa menembus pasar ekspor,” ujarnya.
Sementara itu, Sadina Alia Pasha berkomitmen mempraktikkan ilmunya selama KKN sekaligus memetakan kondisi lingkungan dan infrastruktur di Wonogiri.
Keduanya optimistis KKN UNDIP 2026 mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat desa sekaligus menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa. (01).



