Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 148 menggelar seminar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus menanam 20 pohon di SD Megonten 2, Kabupaten Demak, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian lingkungan dan kebiasaan hidup sehat kepada siswa sejak dini.
Mengusung tema “Aksi Nyata Generasi Sehat: Kurangi Sampah Plastik untuk Bumi Bersih”, kegiatan diikuti siswa kelas IV, V, dan VI SD Megonten 2. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga aksi penanaman pohon.
Seminar PHBS memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pengelolaan sampah plastik, serta dampak penggunaan plastik sekali pakai terhadap lingkungan. Mahasiswa KKN juga mengajak siswa menerapkan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi tersebut kemudian diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa KKN bersama guru dan siswa melakukan penanaman 20 pohon di halaman SD Megonten 2.
Penanaman pohon tidak hanya ditujukan untuk memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa agar memahami pentingnya menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan.
Guru SD Megonten 2, Mariani, mengapresiasi kegiatan yang digelar mahasiswa KKN UIN Walisongo tersebut. Menurutnya, seminar PHBS dan penanaman pohon sejalan dengan program sekolah dalam mempersiapkan diri menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.
“Kami memberikan tanggapan yang sangat positif karena kegiatan ini sejalan dengan program SD Megonten 2 menuju Adiwiyata Tingkat Nasional. Edukasi mengenai pengelolaan sampah dan penanaman pohon merupakan langkah yang sangat penting untuk membangun kepedulian lingkungan sejak dini,” ujar Mariani.

Ia menilai persoalan sampah menjadi salah satu tantangan lingkungan yang perlu mendapat perhatian sejak sekarang. Karena itu, kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menanam dan merawat pohon perlu dikenalkan kepada anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 148 berharap siswa dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar.
Kegiatan seminar PHBS dan penanaman 20 pohon tersebut sekaligus menjadi langkah konkret untuk membangun budaya peduli lingkungan di SD Megonten 2.
Edukasi yang disertai praktik diharapkan dapat membuat siswa lebih memahami bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana sehari-hari.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 148
Editor: R. D. Pramesti





