Belajar Pancasila Sambil Peduli Lingkungan, Cara Mahasiswa KKN Undip Edukasi Siswa SD

Siswa diajak memahami bahwa Pancasila bukan sekadar lima sila yang harus dihafalkan, melainkan memiliki nilai yang dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

BATANG, Jatengnews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) mendorong penguatan karakter dan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Program sosial kemasyarakatan tersebut digelar di SDN 02 Pasekaran dan SDN 01 Pasekaran, Kabupaten Batang.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua rangkaian. Pertama, pada Kamis (6/8/2026) di SDN 02 Pasekaran dengan sasaran siswa kelas V. Selanjutnya, kegiatan digelar pada Sabtu (8/8/2026) di SDN 01 Pasekaran untuk siswa kelas III.

Program tersebut dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN, Rahma Alya Puro dan Artika Pratami Sari Devi. Keduanya mengemas pembelajaran dengan pendekatan interaktif agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Di SDN 02 Pasekaran, materi pembelajaran berfokus pada Pancasila. Siswa diajak memahami bahwa Pancasila bukan sekadar lima sila yang harus dihafalkan, melainkan memiliki nilai yang dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

Berbagai contoh sederhana diberikan kepada siswa, mulai dari menghargai teman, membantu sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, bersikap adil hingga melaksanakan tanggung jawab.

Rahma berperan dalam mengembangkan dan menyampaikan materi sekaligus memperkuat pemahaman siswa melalui contoh serta pertanyaan pemantik. Sementara Artika berfokus membangun interaksi selama pembelajaran dengan mendorong siswa menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan menghubungkan materi dengan pengalaman mereka.

“Kami berdua terlibat langsung dalam setiap kegiatan pembelajaran, tetapi memiliki fokus peran yang berbeda. Rahma lebih berfokus pada pengembangan materi dan penguatan pemahaman siswa, sedangkan Artika lebih berfokus pada metode pembelajaran dan partisipasi siswa,” ujar Rahma dan Artika.

Setelah penyampaian materi, siswa mengikuti kuis sebagai sarana evaluasi sekaligus untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi Pancasila yang telah dipelajari.

Kuis tersebut membuat suasana pembelajaran menjadi lebih aktif. Siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga ditantang untuk mengingat kembali materi dan menunjukkan pemahaman mereka.

Rangkaian program kemudian berlanjut di SDN 01 Pasekaran pada Sabtu (8/8/2026). Kali ini, mahasiswa KKN menyampaikan materi “Mengenal Lingkungan Kita” kepada siswa kelas III.

Materi disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa dengan mengambil contoh dari lingkungan yang dekat dengan kehidupan mereka, baik di sekolah maupun tempat tinggal.

Siswa diajak memahami bahwa mereka merupakan bagian dari lingkungan sehingga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaganya. Perilaku sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan, menaati aturan sekolah, menghargai orang lain, dan menjaga kenyamanan lingkungan menjadi bagian dari pembelajaran.

Rahma dan Artika kembali berbagi peran dalam kegiatan tersebut. Rahma berfokus pada penyampaian dan penguatan materi, sedangkan Artika membangun interaksi dengan siswa melalui tanya jawab serta contoh situasi yang mereka temui sehari-hari.

Pembelajaran ditutup dengan kuis interaktif mengenai materi “Mengenal Lingkungan Kita”. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat melihat sejauh mana pemahaman siswa sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan partisipatif.

Kepala SDN 01 Pasekaran, Rifki Khamdani, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Undip.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN karena siswa mendapatkan pembelajaran dengan suasana yang berbeda dan lebih interaktif. Materi yang disampaikan juga dekat dengan kehidupan siswa sehingga lebih mudah untuk dipahami,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus membantu menanamkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun materi yang diberikan kepada siswa kelas V dan kelas III berbeda, kedua kegiatan memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pembelajaran PKN yang lebih dekat dengan kehidupan siswa.

Interaksi, tanya jawab, contoh konkret, hingga kuis menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang digunakan mahasiswa KKN. Pendekatan tersebut memberikan ruang kepada siswa untuk aktif bertanya, menjawab, menyampaikan pendapat, dan memahami materi melalui situasi yang mereka alami sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap siswa kelas V semakin memahami nilai-nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan, seperti menghargai perbedaan, menjaga persatuan, bekerja sama, serta bertanggung jawab.

Sementara itu, siswa kelas III diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga lingkungan serta memahami bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan baik bagi semua.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN Undip dalam mendukung pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar. Pembelajaran PKN diharapkan tidak berhenti pada pemahaman akademik, tetapi mampu membentuk kebiasaan dan sikap positif yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.




Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor      : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN