Bus Trans Jateng Tabrak Warung di Gubug, Diduga Sopir Tersedak Saat Mengemudi

peristiwa tersebut telah diselesaikan secara mediasi di Polsek Gubug antara pihak operator bus dan pemilik warung.

GROBOGAN, Jatengnews.id  — Sebuah bus Trans Jateng Koridor 5 menabrak warung bakso permanen di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan warung mengalami kerusakan.

Kasi Operasional Balai Transportasi Jawa Tengah, Bambang Teguh Sugiarto, mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi tiba-tiba tersedak dan batuk saat mengemudi.

“Pramudi atas nama Muh Amin saat itu sedang batuk. Karena kaget dan menghindari sesuatu, kendaraan langsung menabrak warung. Kejadiannya sangat singkat,” ujar Bambang saat diwawancarai.

Menurut dia, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara mediasi di Polsek Gubug antara pihak operator bus dan pemilik warung.

“Sudah ada kesepakatan bahwa seluruh kerusakan akibat kecelakaan akan ditanggung oleh pihak operator,” katanya.

Bambang menjelaskan, saat kejadian terdapat sekitar 19 penumpang di dalam bus. Seluruh penumpang dipastikan selamat dan langsung dipindahkan ke armada berikutnya.

Ia menegaskan kecelakaan bukan disebabkan oleh kerusakan armada, melainkan akibat pengemudi kehilangan kendali sesaat karena batuk mendadak.

Pihak Balai Transportasi Jawa Tengah saat ini masih melakukan klarifikasi kepada operator terkait kondisi kesehatan pengemudi. Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi tidak menunjukkan gejala sakit tertentu.

“Tadi saat dimintai keterangan di Polsek juga kondisinya normal. Hanya karena tersedak dan batuk tiba-tiba sehingga kendaraan tidak terkendali,” katanya.

Bambang menambahkan, pemeriksaan kesehatan pengemudi Trans Jateng dilakukan secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali. Selain itu, sebelum operasional berlangsung, terdapat petugas yang memantau kesiapan sopir dan armada.

“Kesehatan pengemudi dicek secara periodik. Minimal tiga bulan sekali dilakukan pemeriksaan rutin,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa bus yang mengalami kecelakaan merupakan bagian dari armada Trans Jateng Koridor 5 yang memiliki total 14 unit bus operasional.

“Koordinator layanan juga langsung kami terjunkan ke lokasi untuk penanganan dan mengawal proses mediasi hingga selesai,” pungkasnya.

Penulis : M Kamal

Editor : Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN