SEMARANG, Jatengnews.id – Tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendorong peningkatan mutu pendidikan kesetaraan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Melalui kolaborasi bersama Himpunan Mahasiswa (HIMA) PNF, tim menggelar program penguatan kompetensi digital bagi para tutor di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Mulia, Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tatap muka tersebut mengusung tema “Penguatan Keberdayaan Tutor PKBM Melalui Pojok Pembelajaran Digital Berbasis AI (NotebookLM)”. Program ini merupakan bagian dari Pengabdian Kemitraan Masyarakat yang didukung pendanaan Dana Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UNNES Tahun Anggaran 2026.
Melalui program tersebut, tim berupaya mempercepat digitalisasi proses pembelajaran pada pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin keempat, yakni Pendidikan Berkualitas (Quality Education).
Ketua tim pengabdian, Indri Ajeng Setyoningrum, M.Pd., mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi AI di lingkungan PKBM bukan sekadar menghadirkan inovasi, tetapi juga menjadi langkah untuk memperluas akses terhadap pendidikan yang berkualitas.
“Pendidikan kesetaraan tidak boleh tertinggal. Platform NotebookLM berbasis AI hadir sebagai asisten digital yang dapat membantu tutor menyusun materi ajar dan menyelesaikan berbagai pekerjaan administratif dengan lebih cepat. Harapannya, tutor dapat lebih fokus pada proses pembelajaran bersama warga belajar,” ujar Indri.
Dalam pelaksanaannya, tim menerapkan metode pendampingan secara langsung (show-and-do). Sebanyak lima mahasiswa HIMA PNF diterjunkan sebagai fasilitator, dengan masing-masing mendampingi dua tutor PKBM secara intensif.
Melalui pendampingan tersebut, para tutor diajak mengenal sekaligus mempraktikkan berbagai fitur NotebookLM. Mereka belajar membuat ringkasan materi secara otomatis, menyusun panduan belajar, menghasilkan daftar pertanyaan yang sering diajukan (FAQ), hingga mengubah materi pembelajaran menjadi konten audio melalui fitur Audio Overview.
Seluruh bahan ajar digital yang dihasilkan kemudian dihimpun dalam Pojok Pembelajaran Digital berbasis Google Drive. Repositori ini diharapkan menjadi pusat penyimpanan sekaligus sumber belajar yang memudahkan tutor menyusun materi secara lebih sistematis, kreatif, dan mudah diakses.
Program ini mendapat respons positif dari para tutor PKBM Tunas Mulia. Salah seorang peserta mengaku penggunaan NotebookLM membantu memangkas waktu penyusunan administrasi pembelajaran sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan warga belajar di kelas.
Melalui program pengabdian ini, sivitas akademika PNF FIPP UNNES menunjukkan bahwa dukungan pendanaan dari DPPM UNNES dapat diwujudkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemanfaatan teknologi AI diharapkan mampu memperkuat kapasitas tutor sekaligus mendorong terwujudnya sistem pendidikan kesetaraan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkualitas. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


