LP2M UIN Walisongo Bekali Mahasiswa KKN Teknik Menulis Berita untuk Media Online

Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa

SEMARANG, Jatengnews.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang membekali sekitar 444 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT Ke-22 dan MMK Tahun 2026 melalui Workshop Pemberdayaan KKN di Kampus III UIN Walisongo, Kamis (9/7/2026).

Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa, tidak hanya dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan secara profesional.

Salah satu narasumber, Pemimpin Redaksi Jatengnews.id, Shodiqin, M.Pd, menyampaikan materi bertajuk Strategi Menulis Berita KKN yang Informatif, Menarik, dan Layak Publikasi di Media Online.

Menurutnya, banyak program KKN yang berdampak positif bagi masyarakat, namun kurang dikenal karena tidak dipublikasikan dengan baik.

“Program yang baik akan cepat dilupakan jika tidak dipublikasikan dengan baik,” ujarnya.

Shodiqin menjelaskan, kesalahan yang kerap dilakukan mahasiswa adalah menulis berita layaknya laporan kegiatan yang hanya berisi kronologi acara. Padahal, berita yang baik harus mampu menunjukkan manfaat, dampak, serta perubahan yang dirasakan masyarakat.

“Berita KKN yang baik bukan hanya menceritakan apa yang dilakukan mahasiswa, tetapi juga perubahan yang dihasilkan bagi masyarakat. Temukan tokoh, konflik, solusi, atau inovasi agar berita memiliki nilai lebih,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami unsur jurnalistik 5W+1H, menentukan news angle, menghadirkan kutipan narasumber, menggunakan foto yang bercerita, serta menerapkan dasar-dasar SEO agar berita lebih mudah ditemukan di media online.

Selain materi jurnalistik, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai Literasi Kesehatan, Mengenal Hak dan Manfaat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa KKN yang disampaikan Lutfi Ramdhani, ST, dari BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda.

Sementara materi ketiga dibawakan Kepala Baperlitbang Kabupaten Kendal, Izzuddin Latif, S.H., M.H., mengenai pentingnya kolaborasi mahasiswa dan pemerintah desa dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Walisongo, Moh. Masrur, M.Ag, mengatakan pelaksanaan KKN periode ini diikuti sekitar 3.000 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 14 kecamatan di Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Demak.

Melalui workshop ini, LP2M UIN Walisongo berharap mahasiswa memiliki bekal yang lebih komprehensif dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat sekaligus mampu mempublikasikan berbagai praktik baik selama KKN sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN