SEMARANG, Jatengnews.id – Warga di kawasan Tinjomoyo, Banyumanik, kembali menyuarakan keresahan atas kondisi Jalan Gombel Lama yang tak kunjung membaik. Kerusakan yang terjadi berulang dinilai mengganggu aktivitas harian dan berdampak pada perekonomian warga sekitar.
Sebelumnya, pemerintah melalui BBPJN Jawa Tengah-DIY menyatakan, akan melakukan perbaikan menyeluruh di ruas Jalan Gombel Lama sepanjang 1,27 kilometer, termasuk menangani dua titik amblesan yang menjadi penyebab utama kerusakan.
Ketua RT 06 RW 05 Kelurahan Tinjomoyo, Tugimin mengatakan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga. Namun, kondisi yang bergelombang dan kerap rusak membuat mobilitas menjadi tidak nyaman, bahkan berisiko bagi pengguna jalan.
“Ini bergelombang, terus setiap dikerjakan rusak, setiap dikerjakan rusak, begitu terus,” ungkap Tugimin kepada awak media beberapa waktu lalu.
Menurutnya, perbaikan yang selama ini dilakukan hanya bersifat sementara. Jalan yang sudah diaspal kembali mengalami penurunan dalam waktu relatif singkat.
“Kalau sudah diaspal, satu tahun itu kemungkinan tanah ambles lagi. Besoknya ganti aspal lagi, nambal aspal terus,” jelasnya.
Ia menilai, kondisi tersebut membuat warga seolah harus terus berhadapan dengan masalah yang sama setiap tahun.
Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas usaha kecil yang bergantung pada kelancaran akses.
Tugimin menyebut, karakter tanah di kawasan tersebut menjadi faktor utama penyebab kerusakan.
Tanah yang lembek dan mudah bergerak membuat struktur jalan tidak bertahan lama, terlebih saat musim hujan.
Sehingga, ia menilai rusaknya jalan di Gombel bukan karena lalu lalang kendaraan berat, namun sebab kondisi tanahnya.
“Mungkin karena tanah sini itu kayak lumpur. Setiap tahunnya pasti bergerak, apalagi kalau hujan deras pasti ada longsor,” katanya.
Ia menambahkan, meskipun tidak selalu terjadi banjir, pergerakan tanah tetap berlangsung dan menyebabkan jalan yang telah diperbaiki kembali rusak.
“Kalau hujan deras pasti ada longsor. Jalan ini selalu turun dari yang sudah dikerjakan. Dulu sudah bagus, turun lagi, rusak lagi,” imbuhnya.
Di tengah kondisi tersebut, warga kini menaruh harapan pada rencana perbaikan yang akan dilakukan pemerintah pusat.
Mereka berharap penanganan kali ini tidak lagi bersifat tambal sulam, melainkan mampu memberikan solusi permanen.
“Mungkin pemerintah pusat melihat kondisi ini dan ingin memperbaiki supaya bisa teratasi,” jelasnya.
Ia berharap, tahun ini kondisi jalan bisa benar-benar bagus dan bermanfaat bagi seluruh pihak.
“Baik untuk warga, UMKM, dan semua yang punya usaha di Gombel Lama,” tandasnya. (03)



